Skip to main content

Posts

Featured

Mengabadikan Cinta, Part 2 - Sialan, Jakarta

Entah perasaan apa yang membuatku melamun, menangis, juga car karaoke lagu  promise dan let you break my heart again- nya Laufey sampai membuat budeg dua adikku. Umi mencoba menebak alasan kenapa aku seperti kesurupan, tetapi aku malah merengek ingin membotakkan rambut. Mungkin, aku kesurupan tuyul. Setelah sekitar lima hari, akhirnya aku terpancing untuk bercerita dari A sampai Z di meja restoran pada seluruh anggota keluargaku, di tengah pengunjung lainnya, yang sepertinya tak sabar ingin menjejel mulutku agar tidak mengganggu makan malam mereka. “Tuh kan gara-gara ini. Umi udah nebak, karena kakak waktu itu kayak gini juga waktu lost contact sama Erul.”  Tidak ada arah romantik dari ceritaku— or at least that was what i believed …  “Nggak, kakak sahabatan doang sama Erul, tapi Erul itu orang terdekat dan paling nyambung sama kakak—“ ucapanku dipotong oleh Umi.  “Nah, dari semua orang yang pernah kakak ceritain, pasti akhirnya nggak jadi karena alasannya ‘nggak ny...

Latest Posts

Catatan di Betete #2 - Toilet

Catatan di Betete #1 - Senja

#40 - Seperti di Film-film

Aku Kembali, Masih Aku yang Sama, Dengan Banyak Hal yang Beda

#39 - Mengumpulkan Harapan Hidup Sambil Nonton Berlin Marathon

37 - Dunia Ini Nggak Luas-Luas Amat, sih

#36- Studio Terapi Seni

#35 - Be Brave Of The Dark

#32 - Jalan-Jalan